Wahai Saudariku, Kenalilah Mahrammu - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc.





Assalaamu'alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh. 

Ikhwan Sunnah Berikut ini adalah ringkasan atau intisari dari kajian islam "Wahai Saudariku, Kenalilah Mahrammu" yang disampaikan oleh Ust. Muhammad Nuzul Dzikry, Lc. Kajian islam ini disampaikan pada tanggal 24 september 2013 yang lalu. Dan bagi anda yang menginginkan file audio (format Mp3) dari kajian ini silakan download disini. 

Silakan simak dan pahami Ringkasannya.
(Saya sarankan untuk mendownload audio kajian ini agar lebih mudah dipahami)

Laki-laki yang tidak boleh dinikahi selama-lamanya (oleh wanita), atau disebut sebagai mahram (atau di Indonesia sering sekali disalahkaprahi dengan sebutan "Muhrim", yang kemudian "muhrim" juga menjadi istilah baku dalam KBBI—Kamus Besar Bahasa Indonesia) dapat dikelompokkan dalam 3 faktor:
A. Nasab / keturunan
B. Persusuan
C. Pernikahan


A. Mahram (Muhrim) karena Faktor Nasab / Keturunan

Laki-laki yang tidak boleh dinikahi selama-lamanya (mahram) karena faktor nasab / keturunan:
1. Ayah (dan ke atas, yaitu termasuk kakek, dan seterusnya...)
2. Anak laki-laki (dan ke bawah, termasuk cucu, cicit, dan seterusnya...)
3. Saudara laki-laki, baik saudara laki-laki kandung, seayah, maupun seibu
4. Keponakan dari saudara laki-laki (dan ke bawah dan seterusnya... )
5. keponakan dari saudara perempuan (dan ke bawah dan seterusnya...)
6. Paman dari pihak ayah
7. Paman dari pihak ibu

"Anak laki-laki dari paman atau bibi (yaitu sepupu) bukanlah mahram".

B. Mahram (Muhrim) karena Faktor Persusuan

Mahram karena persusuan ada 2 (dua) syarat:

1. 5 (lima) kali persusuan (Hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, riwayat Muslim)
2. Masa persusuan mulai dari hari pertama (kelahiran) si bayi tersebut hingga 2 (dua) tahun

C. Mahram (Muhrim) karena Faktor Pernikahan

Berikut adalah mahram karena pernikahan.

1. Mertua / ayah dari suami (ke atas)
2. Anak tiri (anak suami dari istri yang lain)
3. Ayah tiri
4. Menantu laki-laki
"Tentunya, suami adalah mahram bagi wanita".

Laki-laki yang Dianggap Mahram Padahal Bukan Mahram (Bukan Muhrim)

Di antaranya, kesalahan yang umum terjadi di masyarakat, di mana laki-laki yang dianggap sebagai mahram (muhrim) padahal bukan mahram (bukan muhrim), maka berikut ini adalah bukan mahram bagi wanita:

1. Ayah angkat dan anak angkat (dan yang semisal)
2. Sepupu (anak dari paman/bibi)
3. Ipar (saudara dari suami)
4. Mahram titipan, yaitu laki-laki yang biasa ‘dijodohkan’ / ‘dipasangkan’ pada saat seorang wanita melakukan safar / bepergian ketika umrah/haji (yaitu yang biasa dilakukan oleh biro travel penyelenggara haji dan umrah)
Sekian, dan semoga bermanfaat! 
Wassalaamu'alaikumussalam wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh. 
Sumber: www.rodjaberau.com/wahai-saudariku-kenalilah-mahrammu-ustadz-muhammad-nuzul-dzikry

0 Response to "Wahai Saudariku, Kenalilah Mahrammu - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc."

Post a Comment