Hati-Hati Anda Bisa Saja Mati Mendadak

 Kematian mendadak


Oleh: Mas’ud

Saudaraku fillah, mungkin diantara kita sering menjumpai atau mendengar orang yang mengalami kematian mendadak. Memang itu adalah perkara yang telah disebutkan oleh Rasulullah Shallalloohu 'Alaihi Wasallam pada zamannya bahwa kiamat tidak akan terjadi sebelum banyak terjadi kematian mendadak. Dan inilah kita umat Rasululullah Shallalloohu 'Alaihi Wasallam yang berada di akhir zaman seperti ini.

Dalam sebuah hadits Diriwayatkan :

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ , يَرْفَعُهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، قَالَ : " مِنِ اقْتِرَابِ السَّاعَةِ أَنْ يُرَى الْهِلَالُ قِبَلًا ، فَيُقَالُ لِلَيْلَتَيْنِ ، وَأَنْ تُتَّخَذَ الْمَسَاجِدُ طُرُقًا ، وَأَنْ يَظْهَرَ مَوْتُ الْفُجْأَةِ

"Dari Anas bin Malik, dia meriwayatkan dari Nabi Shallalloohu'Alaihi Wasallam bersabda, “Di antara dekatnya hari Kiamat, hilal akan terlihat nyata sehingga dikatakan ‘ini tanggal dua’, masjid-masjid akan dijadikan jalan-jalan, dan munculnya (banyaknya) kematian mendadak". (HR. Thabrani dishahihkan oleh syaikh al-Albani)

Ini adalah bukti sifat nubuwah yang dimiliki oleh Nabi Shallalloohu 'Alaihi Wasallam pada zamannya empat belas abad lebih yang lampau dan telah terbukti di zaman kita ini. Banyak orang yang sementara melakukan aktivitasnya tiba-tiba mati mendadak atau terkena serangan jantung. Ada orang yang sedang berolah raga meningkatkan kesehatan tubuhnya tiba-tiba mati mendadak. Atau sementara ia berada di dalam mobil tiba-tiba bertabrakan. Saya pernah mendengar kisah tetangga sebelah bahwa si fulan tadi pagi sedang menyapu halaman di depan rumahnya dalam keadaan sehat wal afiat, tiba-tiba tidak berselang lama setelah itu ia meninggal dunia. Bahkan banyak orang yang sedang bermaksiat tiba-tiba didatangi kematian. Begitu juga orang yang dalam keadaan beribadah, mereka dihampiri khusnul khatimah.

Oleh karena itu saudaraku fillah, hendaknya kita memperhatikan keadaan dan aktivitas kita setelah mengetahui kenyataan itu. Perbanyaklah berzikir kepada Allah setiap saat. Usahakan apapun yang kita lakukan pada hari ini bernilai ibadah di sisi Allah Subhaanahuuwata’aalaa. Paling tidak, kita berusaha menjauhi perkara-perkara yang sia-sia apalagi yang berbau maksiat. Sering-seringlah membuka mushaf kalian dan membaca ayat-ayatnya. Hendaklah setiap kita takut akan kematian mendadak menimpa kita secara tiba-tiba. Bagaimana sekiranya kematian itu menimpa kita saat kalian bermaksiat kepadanya. Saya tidak bisa bayangkan kematian tiba-tiba menghampiri kita saat kita mendengarkan musik atau nyanyian, atau sedang menyaksikan 'afwan film porno, atau sedang membaca status-status yang tidak bermanfaat di pesbuk, atau kalian sedang asyik-asyiknya chattingan dengan teman lawan jenis kalian. Demi Allah itu adalah suul khotimah (akhir yang buruk) dan awal dari kehancuran kalian di alam kubur.

Jika kalian ingin berbuat baik pada hari ini maka lakukanlah dengan segera jangan tunggu datangnya sore hari atau pagi hari. Begitu juga jika kalian ingin segera bertaubat, memohon ampun kepada Allah azzawajal maka jangan tunda-tunda tobatmu karena Allah akan senang jika seorang bersegera kepada ampunan-Nya.    

Ibnu Umar radhiallohu anhu berkata :

إِذَا أَمْسَيْتَ فَلا تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ، وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلا تَنْتَظِرِ المَسَاءَ، وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ، وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ. رواه البخاري.

jika berada di waktu sore, jangan menunggu datangnya waktu pagi. Dan jika engkau berada di waktu pagi, maka jangan tunggu datangnya waktu sore. Pergunakanlah waktu sehatmu untuk (menghadapi) waktu sakitmu dan kehidupanmu untuk menghadapihari kematianmu”. (HR. Bukhari)

Dari ‘Ubaid bin Khalidas-Sulami, seorang laki-laki dari sahabat Nabi Shallalloohu 'Alaihi Wasallam, perawi terkadang mengatakan dari Nabi Shallalloohu 'Alaihi Wasallam, dan terkadang mengatakan dari ‘Ubaid, dia berkata: “Kematian mendadak adalah siksaan yang membawa penyesalan.” (HR. Ahmad)

Ali al-Qari رحمه الله berkata, “Yaitu, kematian mendadak merupakan dampak dari dampak kemurkaan Allah, sehingga Allah  عزوجل tidak membiarkannya bersiap-siap untuk akhiratnya dengan taubat dan dengan mempersiapkan bekal akhirat, dan Allah  عزوجل tidak memberikannya sakit yang bisa menjadi penghapus dosa-dosanya.

Akan tetapi, tidak semua yang mati mendadak disebabkan karena kemurkaan Allah azzawajal atas orang itu. Perkara ini berlaku kepada orang-orang kafir sebagai kemurkaan Allah subhaanahu wata’aalaa. Adapun orang mukmin, maka itu adalah keringanan darinya.

Dari Aisyah, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallalloohu 'Alaihi Wasallam bersabda: “Kematian mendadak adalah keringanan terhadap seorang mukmin, dan siksaan yang membawa penyesalan terhadap orang kafir.” (HR. Abdurrazaq)

Saudaraku fillah. Hendaklah kita menjadi orang selalu mempersiapkan diri menghadapi kematian.Sebab kematian selalu mengintai dari segala sudut-sudut kehidupan kita. Bisa saja ia datang kepada kita secara mendadak tanpa memperhatikan kondisi kita. Berusahalah agar kalian selalu dalam kondisi beribadah kepada Allah subhaanahuwataala. Paling tidak perkara yang bernilai ibadah lebih banyak ketimbang yang tidak bernilai apa-apa.

Nas’alullah alaafiyah wa ssalaamah.

0 Response to "Hati-Hati Anda Bisa Saja Mati Mendadak"

Post a Comment