Ternyata Akhlak mu Tak Semulia Ilmu mu

 Do'a berlindung dari ilmu yang tidak bermanfaat


Ikhwan Sunnah | Berikut ini adalah sebuah kisah yang berasal dari salah seorang ikhwan, tentang seorang istri yang cerdas dalam bidang ilmu keislaman namun tidak mencerminkan kemuliaan ilmunya dalam akhlak sehari-hari pada kehidupan rumah tangganya.

Dia adalah seorang akhwat yang sangat luar biasa, begitulah sebagian sahabat menyebut nya, hampir-hampir saja semua kesempurnaan sebagai seorang akhwat ada pada diri nya,
Wajah nya cantik kemayu khas tanah jawa,..

Kacamata yang melekat di kedua bola mata pingpong itu menambah aura kecerdasan yang dimiliki nya..


Dia sangat cerdas dan berbahasa arab sangat fasih..

Karena dia menghabiskan masa muda nya di pondok pesantren maka beragam pengetahuan dan wawasan seputar fiqh dan aqidah sudah terbiasa menari-nari di lidahnya.. Hafalan nya sering membuat abi dan ummi nya berdecak kagum pada dirinya...
Beberapa bulan yang lalu, sahabat ku seorang ikhwan penghafal Al-Quran bersuara merdu mengkhitbah nya..
Aku merasa mereka lah pasangan yang sangat serasi dan akan bahagia di dunia dan akherat..
Namun, tiga puluh hari tepat pernikahannya sang suami bercerita tentang perangai pujaan hati nya itu..
Semenjak tiga hari setelah aqad pernikahan, sang isteri tak mau melayani nya..
dan sering pula membentak..
Tak luput menuntut hal-hal yang diluar kemampuan suami nya..
Sering memukul suami nya ketika suami nya membaca Al-Quran...

Berulang kali kabur dari rumah..
Dan selalu meminta cerai dengan lidah yang penuh hujjah ..

Kini sahabat ku terlihat kurus, terlihat kebingungan di wajah nya...
Aku pun teringat nasehat Ustadz Abu Yahya Badrusalam hafidzahullah..
Ilmu itu bukanlah dengan engkau banyak menghafal riwayat, akan tetapi Ilmu itu ialah engkau takut kepada Allah, sehingga engkau mampu mengamalkan ilmu yang engkau miliki...

Allahu musta'an...

Ayyuhal Ikhwah... dari kisah di atas dapat kita ambil sebuah pelajaran, bahwasanya ilmu tidak dapat menjamin seseorang dapat berakhlak mulia. Hal tersebut disebabkan oleh tidak adanya tujuan yang benar dalam menuntut ilmu. Bisa jadi seseorang menuntut ilmu hanya sekedar untuk mendapatkan pujian dari orang lain, makanya tidak heran pada akhirnya ia tidak mengamalkan ilmunya.

Ketahuilah wahai saudara ku! sesungguhnya tujuan utama kita dalam menuntut ilmu adalah untuk menjadikan kita semakin dekat dan takut kepada Allah Ta'ala. Maka marilah kita memperbaiki niat kita dalam menuntut ilmu yang hak ini, agar kelak ilmu yang kita pelajari dapat bermanfaat bagi kita di dunia maupun di akhirat...

waallahu a'alam.

0 Response to "Ternyata Akhlak mu Tak Semulia Ilmu mu"

Post a Comment