Cara Meruqyah Sesuai Syari'at Islam

 Cara Meruqyah


Ruqyah adalah salah satu pengobatan yang sering dilakukan oleh para Nabi dan orang-orang yang mengikuti jejak para Nabi. Maka ruqyah tidak boleh dianggap sepele, bahkan sudah sepatutnya ruqyah menjadi pilihan utama ketika seorang muslim mengalami suatu penyakit.

Oleh karena itu, seharusnya setiap kaum Muslimin mempelajari cara atau langkah-langkah ruqyah yang sesuai dengan syari’at islam, supaya ruqyah yang dilakukan jauh dari kesyirikan dan bid’ah atau penyimpangan-penyimpangan lainnya.



Cara meruqyah sesuai syari'at islam ialah sebagai berikut: 

1. Menyakini bahwasanya kesembuhan hanya datang dari Allah subhaanahu wa ta’ala.

2. Bacaan ruqyah harus yang berasal dari Al-Qur’an, Al-hadits, nama-nama dan sifat Allah, dan dilafazhkan dengan bahasa Arab atau dengan bahasa yang dapat dipahami makna nya.

3. Ikhlas dalam meruqyah dan mentauhidkan Allah subhaanahu wa ta’ala.

4. Membaca Q.S. Al-Fatihah ayat 1 sampai 7 dan meniupkan pada anggota tubuh yang mengalami rasa sakit. Kemudian bisa ditambah dengan membaca Q.S. Al-Falaq, An-Naas, Al-Ikhlash, Al-Kafirun. Perlu kita ketahui bahwasanya semua ayat pada Al-Qur’an, pada dasarnya bisa dipakai untuk melakukan ruqyah syar’iyyah. Namun ayat-ayat khusus yang telah disebutkan dalam dalil-dalil baik dari Al-Qur’an maupun As-Sunnah, pastinya akan lebih utama.

5. Mengetahui dan menghayati arti atau makna yang terdapat pada bacaan-bacaan ruqyah. 

6. Peruqyah memperdengarkan bacaannya ketika meruqyah. Agar orang yang diruqyah dapat belajar dan mengetahui bahwa bacaan ruqyah yang dibacakan merupakan bacaan yang syar’i sehingga timbul rasa keyakinan dan kenyamanan ketika proses ruqyah berlangsung.

7. Meniup pada bagian tubuh yang sakit saat dalam proses ruqyah. 

8. Meniupkan ke dalam minyak zaitun atau media lainnya, sebagai obat. 

9. Mengusap orang yang diruqyah menggunakan tangan sebelah kanan. Bisa dilihat di: “HR Muslim, Syarah An Nawawi (14/180”.

10. Untuk ruqyah secara mandiri, letakkan telapak tangan di bagian tubuh yang sakit, kemudian mengatakan bismillah 3 kali, lalu membaca:

أعُوذُ بِالله وَ قُدْرَتِهِ مِنْ شَر مَا أجِدُ وَ أحَاذِرُ 
"Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan yang aku dapati dan aku takuti". 

Dalam riwayat lainnya dikatakan pada setiap usapan doa ini diulangi tujuh kali. 
Jika rasa sakit terasa di seluruh bagian tubuh, maka tiup dua telapak tangan dan usapkan ke seluruh permukaan yang sakit.

11. Jika rasa sakit hanya terdapat di salah satu bagian tubuh, maka bacakan pada tempat tersebut. 

12. Jika penyakit berada dibagian yang tidak jelas seperti gila, maka bacakan ruqyah di hadapan orang yang diruqyah. 

Demikianlah sedikit penjelasan tentang ruqyah yang syar’i, semoga dapat diambil manfaatnya dan diterapkan ketika ingin melakukan ruqyah. Dan kami mengajak kepada seluruh praktisi ruqyah untuk memperhatikan ruqyah yang dilakukan, hendaknya sesuai dengan syari’at islam.

0 Response to "Cara Meruqyah Sesuai Syari'at Islam"

Post a Comment