Lika Liku Bercadar

 Muslimah bercadar


Oleh: Tanti Ayu Helestiani

Lika Liku Bercadar

Terlalu banyak kisah yang aku alami selama istiqomah memakai niqob (cadar).
Ada suka ada duka ^^

Di cibir "Gila"
Di katakan "Bodoh"
Di cap "Teroris"
Di anggap "Aneh"
Di tatap "Sinis"
Di lirik "Sadis"

Apalagi hidup di negara minoritas Islam.

Selama ini mencoba untuk benar2 istiqomah dengan niqob.
Bekerja tetap memakai niqob.
Ke luar negeri juga tetap berniqob.

Dulu masih suka sedih kalau di ejek, yah nama nya juga hati ^^
Sekarang sudah terbiasa dengan ejekan dan mencoba untuk berlapang dada.
Anggap saja ejekan itulah pelebur dosa.

Keluar masuk dari negara satu ke negara lain karena pekerjaan adalah tidak mudah.

Ketika di Thailand,
Saya bertemu islamophobia.
Dimana ketika itu, ia menarik cadar dan melemparkan botol ke wajahku.

Ketika di London,
Aku berjalan dan semua orang menepi. Seakan-akan takut melihatku.

Ketika di Turkey,
Tak jarang aku selalu di tanyai polisi tentang visa dan pasport ku.

Dan yang paling berkesan adalah ketika aku di USA.
Ketika melewati imigrasi, aku di tahan di sebuah ruangan selama 2 jam.
Di tanya ini dan itu lalu menunggu mereka memastikan bahwa aku bukan kriminal.

Memang bukan salah mereka jika memperlakukan aku begitu karena memang citra cadar selalu buruk.

Mereka takut jika aku adalah anggota kelompok ISIS.
Mereka khawatir aku membuat keonaran.
Seperti hal nya kemarin, remaja 18 tahun di tangkap di Spanyol karena terbukti merekrut teman2nya untuk bergabung dengan ISIS.
Dan dia memakai pakaian yang sama sepertiku.
Tertutup rapat!!!
Fine, saya tidak ingin membahas ISIS karena i am not one of them.

Kadang juga orang menganggap ku sebelah mata hanya karena aku tidak modis.

Pernah suatu ketika,
Dimana aku mendaftar sebagai calon mahasiswi di Tokyo University.
Sebelum mengikuti tes, semua menatap ku "Aneh"

Mungkin,
Mereka meragukan aku mampu melewati tes masuk karena penampilanku.

Tapi atas izin Allah,
Aku malah masuk dengan nilai tertinggi.
Iyah, sekali lagi karena Allah.

Karena itu Daddy selalu mengajakku ke luar negeri.
Menemani dia berbisnis juga membantunya menterjemahkan bahasa.

Tapi tujuan utama beliau adalah karena dia ingin aku mempunyai wawasan yang luas.
Beliau ingin aku tidak lagi di pandang sebelah mata hanya karena penampilanku berbeda.
Beliau mau di usia ku yang masih cukup muda ini untuk lebih percaya diri.

Beliau tidak pernah malu mengajakku,
Beliau menjaga ku agar tidak ada seorang lelaki pun yang melihat wajahku baik polisi atau pihak imigrasi.
Beliau mengantarkan aku ke setiap kampus di negara yang kami kunjungi.

Sekali lagi,
Semua karena Allah.

itu adalah sederet duka.
Lalu suka nya?

Ahhh..
Sejak berniqob aku merasa lebih di hormati.
Tidak ada lagi mata lelaki nakal yang menatapku.
Tidak ada lagi curi curi pandang menikmati wajahku.

Aku merasa terhidar dari fitnah walaupun aku tetap sunber fitnah karena aku wanita.

Sejak berniqob,
Tidak sembarang lelaki yang berani mendekati dan mencoba memperistriku.
Hanya lelaki baik yang ingin melamarku.

Sejak berniqob,
Tidak ada lagi lelaki yang mencari kesempatan untuk bersentuhan saat naik kereta yang penumpang nya berdesakan.

Lika liku berniqob..

Mungkin duka nya lebih banyak daripada sukanya tetapi balasan nya lebih indah daripada yang kita minta.

Lika liku berniqob..
Harus berjiwa besar dan berlapang dada.
Harus bermental baja tapi berhatikan mutiara.

Lika liku berniqob..
Syurga memang mahal harga nya.
Anggaplah semua ini adalah pengorbanan demi DIA dan karena DIA.

Semoga aku tetap istiqomah sampai nanti,
sampai memiliki anak cucu dan sampai akhir nafas hidup ku.
Istiqomah dengan niqob ku.

Engkaulah sumber kekuatanku.
Enghkau lah alasan kenapa aku bertahan.
Engkau lah sebaik-baiknya penolong bagiku.
Allah

Hatiku meleleh karena cintaMu.
Maka ku persembahkan yang terbaik untuk Mu dengan statusku sebagai hamba Mu.

__________________
Tantangan Bercadar

0 Response to "Lika Liku Bercadar"

Post a Comment