Adzab bagi Perokok di Dunia

 Rokok haram



Rokok hukumnya haram menurut kesepakatan para ulama dan kesepakatan para dokter. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa para dokter-dokter telah menemukan bahaya merokok (meskipun ada juga dokter yang merokok), bahkan pemerintah pun sebenarnya menyadari bahwa rokok sangat berbahaya bagi kesehatan dan hukumnya haram. Dan perlu kita ketahui bahwa Rasulullaahi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits:

عَنْ أَبِـيْ سَعِيْدٍ سَعْدِ بْنِ مَالِكِ بْنِ سِنَانٍ الْـخُدْرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّـى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ

Dari Abu Sa'iid Sa’d bin Maalik bin Sinaan al-Khudri - radhiallaahu 'anhu, Rasulullaahi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda: tidak boleh seseorang memberikan kemudharatan (bahaya) kepada dirinya sendiri dan tidak boleh juga seseorang memberi kemudharatan kepada orang lain.

Pada merokok mengumpulkan dua macam kemaksiatan, yaitu maksiat memberikan kemudharatan kepada diri sendiri dan maksiat memberikan kemudharatan kepada orang lain. Tubuh kita tidak boleh kita gunakan se-enaknya saja karena kita akan dimintai pertanggung jawaban terhadap apa yang telah kita lakukan dengan tubuh ini.

Dan diantara hukuman (adzab) Allah kepada para perokok semasa di dunia adalah hilangnya rasa malu dari dirinya, tidak punya malu dan cuek terhadap orang lain yang penting dirinya senang. Apabila ada orang lain batuk di sampingnya karena terkena asab rokok dia tak peduli. Bahkan pernah ada seorang perokok yang istrinya terkena kanker dan kemudian meninggal dunia disebabkan asab rokok suaminya, namun suaminya tidak merasa bersalah sedikit pun dan tetap saja merokok. Sungguh ini menunjukkan bahwa para perokok tak punya rasa malu serta tak punya rasa peduli terhadap kesehatan orang lain di sekitarnya.

Kemudian diantara adzab Allah lainnya kepada perokok adalah keras kepala (atau dengan kata lain tidak mau menerima nasehat dari orang lain). Kita telah mendengar dan melihat betapa banyak peringatan dari para ahli dokter yang menyatakan bahwa rokok itu sangat berbahaya terhadap kesehatan, baik bagi perokok itu sendiri maupun bagi orang di sekitarnya. Namun nasehat para dokter tersebut diabaikan begitu saja oleh para perokok dan bahkan banyak perokok yang merasa sok pinter daripada dokter dalam masalah kesehatan. Dan demikian pula nasehat dari para ulama yang telah menfatwakan rokok haram namun ditolak juga oleh para perokok, padahal ulama adalah orang yang perlu kita hormati fatwanya karena mereka berbicara sesuatu dengan ilmu dan dalil-dalil bukan dengan hawa nafsu semata.

Dan masih banyak lagi adzab atau hukuman Allah terhadap para perokok semasa di dunia. Hal tersebut bisa sangat mudah kita lihat dari kepribadian kebanyakan perokok. Maka dari itu semua kami menghimbau kepada para perokok agar segeralah bertaubat kepada Allah subhaanahu wa ta'aala dan berjanjilah untuk tidak mengulangi kesalahan ini kembali. Semoga Allah menerima taubat kita semua. Aamiiin.

Cukup sekian, dan mohon share artikel ini kepada para perokok lainnya. semoga bisa menjadi sebab hidayah.


0 Response to "Adzab bagi Perokok di Dunia"

Post a Comment