Untaian Nasehat Islam untuk Para Pemuda, Taubat Nasuha

Renungan Kata-kata Nasehat Islam untuk Para Pemuda yang masih berada dalam kemaksiatan dan lalai dalam kehidupan dunia agar Taubat Nasuha kepada Allah - ikhwansunnah.net

Kata Nasehat Bijak Islam


Muda foya-foya mati masuk surga, enak ya? Tapi itulah jawaban kita kalau kita tidak merenungkan, karena ternyata masalahnya nggak sesederhana itu, memang kesannya konsep ini sangat menarik, tapi apakah mungkin itu terjadi? Apakah selaras dengan Al-Qur’anul Karim dan hadits-hadits baginda Rasul shallallaahu ‘alaihi wasallam? Jadi, ketika ada tawaran “muda foya-foya mati masuk surga” jangan langsung angkat tangan! Ketika di masyarakat kita banyak sekali orang yang foya-foya dan menghabiskan waktu mudanya tanpa ada tujuan yang jelas, kita tidak boleh mengikuti mereka! Karena ternyata konsep ini benar-benar diyakini oleh banyak pihak khususnya anak muda, “inikan masa muda pak ustadz, ya bandel-bandel dikit nggak masalah-lah” apakah seperti itu? “ustadz, saya ada rencana hidup foya-foya sampai umur 59 atau umur 62, kan Nabi umurnya 63 pak ustadz, jadi saya rencana foya-foya sampai umur 62, umur 62 taubat-taubatan nasuha, umur 63 meninggal insyaAllah” Gak sesimpel itu! “Masa muda pak ustadz, sayang.. insyaAllah saya mau taubat tapi nanti, pas udah GAK LAKU kan begitu,, kalau sekarang kan masih laku, rugi kalau taubat sekarang”.

Allah berfirman:

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لا تُرْجَعُونَ  

سورة المؤمنون ، الآية ١١٥ 

Artinya: “Maka Apakah kamu mengira, bahwa Sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami?” (Surah Al-Mukminun ayat 115)

Apakah kalian berfikir wahai manusia, Allah menciptakan kalian hanya untuk foya-foya belaka? Mengerjakan aktivitas yang nggak jelas tujuannya, buang-buang waktu, nggak bermanfa’at, dan kalian tidak dikembalikan kepada Allah? Apakah kalian berfikir demikian? KELIRU!

Kita diciptakan untuk sebuah tugas mulia, Allah berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

 سورة الذاريات الآية ٥٦ 

Artinya: “dan Aku tidaklah menciptakan jin dan manusia melainkan untuk mereka beribadah kepada-Ku.” (surah adz-Dzaariyaat ayat 56)

Bukan untuk menghabiskan waktu malam di klub-klub malam, di taman-taman remang-remang lalu dengan satu botol minuman keras di hadapannya lalu satu orang wanita di pangkuannya. Bukan untuk itu kata Allah!

Hari hisab (perhitungan) itu akan datang dan hari itu mengerikan, hari itu menakutkan, ketika matahari berada 1 mil di atas kita, setiap manusia akan dibangkitkan dalam keadaan telanjang bulat, tanpa dikhitan, dan tidak membawa bekal apapun juga, tanpa memakai alas kaki nggak pakai sepatu nggak pakai sandal dan matahari 1 mil di atas kita. Itu bayangin nggak sih? Bagaimana telapak kaki kita melepuh semua? Lalu Allah tanya detik demi detik waktu kita dihabiskan untuk apa? Bahwa masa muda kita benar-benar akan dibongkar oleh Allah, kemana saja kita menghabiskan waktu malam kita, malam minggu itu kemana aja? Itu dibongkar pada hari kiamat, apa yang anda lakukan, semuanya...! tanpa terkecuali. 

Dan ketika adzab Allah belum turun kepada kita pada hari ini walaupun kita penuhi hidup kita dengan maksiat, itu bukan berarti Allah sayang sama kita, itu istidraj! Diulur sama Allah biar adzabnya lebih pedih lagi.. na’uudzubillaah. Makanya hati-hati deh sebelum memutuskan untuk hidup foya-foya.

Allah berfirman dalam surah al-baqarah ayat 214:

أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّى يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَى نَصْرُ اللَّهِ أَلا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ

سورة البقرة الآية ٢١٤ 

Artinya: "Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, Padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu Amat dekat." (surah al-baqarah ayat 214)

Jadi, sebelum masuk surga harus diuji..! nggak bisa foya-foya, diuji..! kata Allah. Kalian berfikir kalian bisa masuk surga sedangkan kalian belum diuji sebagaimana umat-umat sebelum kalian? Mustahil..!

Masih ingat sabda Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam? “Ketahuilah, yang Allah tawarkan itu MAHAL! Ketahuilah yang Allah tawarkan itu SURGA” Surga nggak Gratis! Orang masuk dufan saja bayar, masak masuk surga gratis? Masuk taman mini bayar, masak masuk surga gratis? Logika mana bisa terima?

Jangan berfikir bahwa orang yang shalat, menuntut ilmu agama, berhijab atau berbusana syar’i, mengamalkan sunnah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam walaupun minoritas, walaupun dicela orang, mempertahankan tauhid kepada Allah lantas menjadikan hidup mereka sengsara? Enggak! Dan sebaliknya, jangan berfikir hidup foya-foya itu bahagia? Enggak!

Kenapa banyak orang hidupnya foya-foya? Khusunya anak muda? Karena mereka mencari apa? Kebahagiaan! Mereka berfikir kebahagiaan itu bisa diperoleh dengan kehidupan malam, mereka salah kaprah antara memahami kebahagiaan dan senang-senang. Jadi jangan tertipu dengan ketawa-ketiwinya, cekakak cekikiknya, haha hihinya, mereka larut dengan host musiknya. Itu orang-orang nggak ada bahagia-bahagianya, kasihan.

Allah berfirman dalam surah an-nahl ayat 97:

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ 

سورة النحل الآية ٩٧ 

Artinya: “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam Keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan Kami beri Balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (surah an-nahl ayat 97)

Kebahagiaan itu kembali kepada Allah, kembali dengan mengingat Allah, ketahuilah dengan berdzikir kepada Allah hati menjadi tenang. Bertaubatlah kepada Allah! Berhijrahlah kepada Allah subhaanahu wata’aala! Lalu kerjakan keta’atan, amalkan sunnah Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam, pertahankan tauhid, maka kita akan mati diatas tauhid insyaAllah ta’aala. Ini kalau mau bahagia, bukan muda foya-foya, nggak bisa! Duit nggak bisa kasih kebahagiaan, jabatan tidak bisa memberikan kebahagiaan, popularitas tidak akan bisa memberikan kebahagiaan kepada kita, sehingga membuat kita jauh dari Allah.

Sumber: dari ceramah Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry (dengan sedikit perubahan)

Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel ikhwansunnah.net tentang Kata-kata nasehat untuk pemuda agar bertaubat nasuha

0 Response to "Untaian Nasehat Islam untuk Para Pemuda, Taubat Nasuha"

Post a Comment